Terungkap, Alasan Rekrutmen Karyawan BUMN Dibuka Gede-gedean

Terungkap, Alasan Rekrutmen Karyawan BUMN Dibuka Gede-gedean

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu penyumbang devisa negara. Namun sayangnya, banyak perusahaan pelat merah yang merugi dan akhirnya membuat negara juga kesulitan.

Tidak heran, Presiden Joko Widodo mengeluarkan aturan soal Direksi dan Komirsaris yang harus bertanggung jawab apabila terjadi kerugian.

Dari sisi pegawai, tahun ini untuk pertama kalinya BUMN membuka lowongan kerja secara serempak untuk perusahaan BUMN. Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Alexandra Askandar menyebut, perkembangan teknologi dan disrupsi digital mendorong perusahaan pelat merah untuk mencari Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini karyawan potensial agar dapat meningkatkan kinerja BUMN.

Terungkap, Alasan Rekrutmen Karyawan BUMN Dibuka Gede-gedean

Menurutnya, BUMN membutuhkan talenta baru di bidang teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan karyawan di berbagai sektor.

Apalagi, sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia ada di perusahaan BUMN sehingga, hal ini merupakan amanah besar bagi BUMN untuk memastikan keberlangsungan dari kepemimpinan di BUMN.

“Dinamika yang terjadi tentu akan terdampak pada SDM di berbagai perusahaan. Salah satunya kebutuhan dalam pemenuhan talenta digital,” ujarnya dalam¬†Power Lunch, Selasa (7/6/2022).

Alexandra melanjutkan lebih jauh, dari berbagai disrupsi yang terjadi, baik makro maupun mikro, berdampak pada tren dan kebutuhan karyawan baru di BUMN. Apalagi, setelah pandemi Covid-19 dan transformasi digital tentu berpengaruh dalam shifting jenis pekerjaan dalam kebutuhan BUMN.

“Ke depan, dinamika yang terjadi akan terdampak pada SDM di berbagai perusahaan. Salah satunya kebutuhan dalam pemenuhan talenta digital,” tuturnya.

Di samping itu, ia menambahkan, dengan pembentukan holding BUMN di berbagai sektor dalam satu ekosistem, tentunya juga akan menciptakan kebutuhan talenta yang semakin luas.

“Contoh sinergitas holding ultra mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian dan PMN juga melahirkan program yang menciptakan lebih dari 7 juta lapangan pekerjaan baru di desa-desa,” ucapnya https://www.ispcan2018.org/.

Dengan demikian, Alexandra menambahkan, hal itu melatarbelakangi program rekrutmen bersama BUMN yang menciptakan lebih dari 2.700 lapangan pekerjaan termasuk di bidang digital bagi talenta muda Indonesia yang memiliki kapabilitas serta karakter akhlak.

“Selain 2.700 posisi tersebut, masih akan ada tambahan 2.300 kesempatan magang yang dibuka nanti di masing-masing BUMN yang sudah disampaikan juga oleh Pak Menteri BUMN Erick Thohir pada pembekalan yang lalu. Ke depannya saya yakin BUMN akan terus memegang peran penting dalam menggerakkan perekonomian dan mendorong terciptanya lapangan pekerjaan,” pungkasnya.