Pemilihan PPPK Guru Tahapan 3 Dibuka November 2022

Pemilihan PPPK Guru Tahapan 3 Dibuka November 2022

Pemilihan PPPK Guru Tahapan 3 Dibuka November 2022 – Pemerintah telah merencanakan pemilihan pengajar Pegawai Pemerintah menggunakan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2022. Jadwal pemilihan pengajar tahun 2022 tahap 3 akan di buka pada minggu ketiga November serta pengumuman kelulusan minggu ketiga sampai menggunakan minggu ke 4 Desember 2022. “Guru sebanding menggunakan kategori yg telah dijelaskan dapat melaksanakan pendaftaran melalui sistem SSCASN.

Selanjutnya, sesudah registrasi terdapat bisnis proses yg diatur mirip menggunakan keputusan berasal Panitia Seleksi Nasional (Panselnas),” Pemilihan PPPK guru memakai sistem Ujian Nasional Berbasis komputer (UNBK). Metode registrasi mengikuti skema yang diatur pada Peraturan Presiden (PP) nomor 11 Tahun 2017 dan PP angka 49 Tahun 2018. “Sehingga, yg diatur ialah masa hari pengumuman pendaftarannya sehingga Jika terdapat protes yang merasa dirugikan, ada jalan regulasi yg mengatur hal tadi,”

Pemilihan PPPK Guru Tahapan 3 Dibuka November 2022

Di Pemilihan PPPK guru 2022 ini terdapat 3 grup yang akan lulus buat diangkat sebagai guru PPPK, yakni:

1. Grup Utama 1

Tenaga Honorer eks Kategori II (THK-II), pengajar NON-ASN, lulusan pendidikan Profesi guru (PPG), serta guru partikelir, yang telah menjalani seleksi PPPK Jabatan Fungsional pengajar tahu 2021 serta telah mencukupi nilai ambang batas tetapi belum menerima formasi.

2. Grup Utama 2

Pengutamaan kedua adalah guru THK-II

3. Grup Primer 3

Grup utama ketiga merupakan guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Data utama Pendidikan (Dapodik) dengan masa kerja minimal 3 tahun. “Bagi lulusan pendidikan profesi pengajar (PPG) yg terdaftar di basis data Kemendikbudristek bersama mereka yg terdaftar pada Dapodik masuk dalam kategori pelamar awam,” yang diumumkan asal situs sentra Layanan Pendidikan Kemendikbudristek, Selasa (27/9/2022).

Pemilihan PPPK guru ini artinya kesempatan bagi guru honorer untuk mengikuti seleksi

BKN akan membiayai transparansi serta keketatan demin mendapatkan PPPK pengajar yang berkualitas serta berintegritas, Masih diperlukan 781 ribu Orang pengajar. “Wajib pada pahami, bahwa pengajar itu wajib mencukupi kualifikasi serta kopetensi sebagaimana ada dalam Undang-Undang pengajar dan Dosen, bahwa tes yg diberikan wajib mengukur kompetensi profesional, pedagogi, sosial, serta kepribadian”.

Provinsi yg telah membuka perpaduan, melainkan terdapat yang berat sebelah. Sebagaimana model, Kepulaian Riau hanya menunjukkan 718 asal total kebutuhan 3.064 guru. Terdapat daerah lain seperti Jawa Barat yang meganjurkan 3.800 berasal 26 ribu kebutuhan.