Guardiola Salahkan Kehadiran Real Madrid yang Persulit Liga Champions

Guardiola Salahkan Kehadiran Real Madrid yang Persulit Liga Champions

Pelatih Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, menyalahkan kehadiran Real Madrid yang menyulitkan Liga Champions.

Manchester City dan Real Madrid menjadi dua tim pertama yang memastikan kelolosan ke fase gugur Liga Champions musim 2022-2023.

Meski keduanya hanya bermain imbang dengan lawan masing-masing, hasil tersebut mampu mengunci kelolosan mereka.

Hal tersebut membuat Manchester City dan Real Madrid difavoritkan sebagai kandidat juara Liga Champions musim ini.

Real Madrid berstatus sebagai juara bertahan dan belum terkalahkan di ajang tersebut.

Sementara Manchester City memiliki salah satu skuad terbaik di Benua Eropa saat ini.

Guardiola Salahkan Kehadiran Real Madrid yang Persulit Liga Champions

Pasukan Pep Guardiola diisi oleh Erling Haaland yang mampu mencetak 20 gol dalam 13 laga di semua ajang.

Meski begitu, Pep Guardiola masih malu-malu menyinggung timnya sebagai salah satu kandidat juara.

Pep Guardiola menyebut satu faktor yang membuat Liga Champions begitu sulit untuk ditaklukkan.

“Kenapa memenangi Liga Champions itu sulit? Karena Real Madrid selalu ada di sana,” ucap Guardiola seperti dilansir https://www.ispcan2018.org/ dari Viaplay.

Ucapan Guardiola membuka luka lama Man City di ajang tersebut pada musim lalu.

Tim Manchester Biru sebenarnya mampu melaju hingga babak semifinal Liga Champions.

Namun, Real Madrid segera mengalahkan mereka dengan agregat 6-5.

Dominasi Real Madrid di ajang tersebut memang sulit untuk dihentikan.

Dalam sembilan musim terakhir, Real Madrid berhasil memenangi lima edisi Liga Champions.

Guardiola sebenarnya memiliki pengalaman menyingkirkan Real Madrid di ajang yang sama.

Man City sempat mengalahkan Los Blancos pada babak 16 besar Liga Champions musim 2019-2020 dengan agregat 4-2.

Namun, hasil tersebut juga belum memberikan gelar juara untuk Man City.

Saat itu, Man City disingkirkan oleh Olympique Lyon pada babak perempat final.

Pep Guardiola kembali mencoba peruntungannya di ajang tersebut pada musim ini.

Dalam enam musim terakhir, Guardiola masih dibuat penasaran karena belum bisa mempersembahkan gelar Liga Champions ke Man City.

Pencapaian terbesar Man City baru sebatas mencapai final pada musim 2020-2021.

Namun Guardiola harus rela tim asuhannya ditaklukkan oleh Chelsea di partai puncak.