BUDIDAYA IKAN NILA BISNIS YANG MENJANJIKAN DAN MENARIK

Cara budidaya ikan nila yang cepat panen, mudah , yang dapat sekali anda lakukan bila ingin memulai usaha ternak ikan nila ini. Bila anda melakukan nya dengan tekun dan semangat yang tinggi anda akan melihat peluang yang besar dari keuntungan berternak ikan nila.

Budidaya ikan nila adalah suatu usaha untuk memelihara ikan nila dengan pemberian pakan dan pengendalian kualitas air kolam dengan cara yang teratur dan juga rutin. Potensi dan budidaya ikan nila ini sangat tinggi, karena pemeliharaan nya yang mudah, ikan nila berkembangbiak dengan cepat, daya tahan yang kuat dan tempat budidaya nya yang beragam. Berikut ulasan cara budidaya ikan nila yang tepat.

Cara Membudidaya Ikan Nila

1.Kolam Ikan Nila

Terdapat jenis kolam yang dapat di gunakan untuk ikan nilai, yang harga nya terjangkau adalah dengan menggunakan tanah, bila anda ingin yang harga nya mahal maka anda dapat menggunakan beton. Selain itu ada tempat yan unik, yaitu dengan menggunakan drum, versi yang canggih nya dengan menggunakan terpal bioflok. Karena masing – masing orang akan memilih pilihan yang berbeda dalam urusan kolam nya.

2.Memilih Benih Ikan Nila

Langkah pertama adalah memutuskan terlebih dahulu jenis ikan nila apa yang akan anda budidaya atau kembangbiak kan, yang paling banyak di budidayakan oleh para petani adalah nila merah, kenapa ini banyak di pilih karena nila merah ini banyak di sukai oleh konsumen. Di sarankan untuk membeli benih yang jantan saja, karena ikan nila sangat liar saat kawin, jadi energi akan habis untuk kawin saja. Kemudian, ikan nila saat akan berkembang bia kurus kurus dan lambat untuk tumbuh. Karena beberapa praktisis mengucapkan bahwa ikan nila jantan akan tumbuh 40 persen lebih cepat. Ciri – ciri bibit ikan nila yang bak adalah :

  1. Ukuran seragam, kalau ada nila yang ukurannya lebih besar dari ikan lain anda akan susah menentukan jumlah pakan. Misal diberi sedikit pakan maka bagian pakan ikan kecil akan dilahap ikan besar, misal diberi banyak maka pakan ikan akan sisa dan membususk
  2. Warna kulit cerah, berlendir dan matanya juga cerah sehat
  3. Geraknya lincah dan tidak lesu
  4. Tidak cacat. Perhatikan fisik ikan nila, pastikan tidak ada bekas luka atau jamur
  5.  respon yng semangat saat diberi pakan

Tetapi ada solusi di mana anda yang terlanjur membeli benih campur

1.Tetap lanjutkan, untuk panen kali ini mungkin hasilnya tidak maksimal. Panen berikutnya beli jantan semua

2. Menggunakan hormon jantanisasi (mengubah nila betina menjadi jantan). Hormon jantanisasi bisa dibeli di toko pertanian, bisa yang produk impor maupun produk asli indonesia. Cara jantanisasi bisa anda baca di dokumen ini

3. memilih nila jantan secara manual dan memisahkan dengan nila betina.

Untuk anda yang masih bingung bagaimana ciri – ciri nila jantan itu, berikut ciri – cirinya :

  • Warna perut nila jantan agak gelap, sedangkan nila betina agak putih
  • Dagu nila jantan agak hitam, nila betina agak putih
  • Lubang Urogenital nila jantan ada 2 untuk betina ada 3 (1 untuk mengeleuarkan telur)
  • Sirip nila jantan terang jelas, sirip nila betina amerah pucat

3.Penebaran Benih Ikan Nila

Kolam yang sudah diisi oleh air 70cm, lalu diisi dengan benih ikan nila. Menyebar benih dengan kepadatan 30 ekor/m2. Bila anda memiliki lebih dari satu kolam anda dapat menebar dengan kepadatan 100 ekor/m2. Perubahan suhu yang mendadak akan membuat ikan stress. Waktu menebar terbaik pada pagi dan sore. Masukan benih beserta dengan wadah nya ke dalam kolam selama setengah jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *